Memasuki akhir Januari, cuaca di Angers semakin dingin. Suhu di perkirakan dibawah 5° celcius.Saat ku buka jendela kamar, benar saja salju sudah mulai turun. Awalnya aku sangat senang sekali melihat salju, karena itu adalah pertama kalinya melihat dan merasakannya langsung, tapi lama-kelamaan jenuh juga dibuatnya, karena dinginnya yang sudah kelewatan, brrrr.
Hari semakin siang, salju pun sudah mulai banyak berjatuhan, seluruh jalanan sudah ditutupi oleh tebalnya salju. akan tetapi hal tersebut tidak menyusutkan niat ku bersama teman-teman untuk bermain bola salju di lapangan tepat dibelakang tempat tinggal kami.Di hari pertama turunnya salju, tidak ada satupun transportasi umum yang beroperasi pada hari itu, sebab jalanan licin untuk dilalui oleh kendaraan.Terlalu berbahaya. Tetapi, ada pula beberapa kendaraan yang masih lalu lalang di jalanan.
Setibanya di lapangan, yang terlihat hanyalah hamparan salju, tidak ada warna lain kecuali putih. yang kami lakukan hanyalah mondar-mandir membuat jejak kaki di salju. Dan sesekali mengambil gambar bersama, walaupun sebenarnya tangan sudah menjadi kaku seperti es. Kami pun memutuskan untuk kembali ke kamar, karena sudah tidak kuat dengan dinginnya.



di luar negeri ternyata keren ya, tapi musim dingin gitu bukannya serba sulit mencari sesuatu di luar ya?
BalasHapus